4 Kiat Meningkatkan Etos Kerja Anda

May 17, 2011, Category: Motivasi, PENDIDIKAN · Leave a Comment

etos kerja Oleh : Mubarok Abie Fadhli

Etos Kerja Bangsa Indonesia

Menurut beberapa analisa, bangsa Indonesia memiliki etos kerja yang rendah. Diantara bukti mengenai analisa tersebut adalah, orang Indonesia masih banyak yang suka mengeluh saat bekerja, banyak yang bekerja asal- asalan (yang penting selesai), banyak yang bekerja tidak tuntas, bekerja tidak sesuai rencana dan target, bekerja dengan hasil tidak memuaskan dll.

Sementara, menurut analisa juga orang-orang Jepang memiliki etos kerja yang tinggi, sangat berdisiplin, bekerja sangat optimal, bahkan menjadikan pekerjaannya sebagai dewa (work-holic). Nah, mungkin yang terakhir ini tidak terjadi pada bangsa Indonesia, yang notabene orang yang beragama.

Etos Kerja Meningkat, Inilah Diantara Kiatnya

Oleh karena itu, bagaimana bangsa Indonesia yang juga menyeimbangkan urusan agama tapi juga memiliki etos kerja yang tinggi. Maka, mulai harus dilakukan pembiasaan-pembiasaan positif. Dalam menjawab masalah tersebut, saya mengemukakan minimalnya lakukanlah 4 hal berikut ini, sebagai kiat meningkatkan etos kerja anda :

1. Selalu menyetel dan mengontrol niat bekerja. Sebagai orang beragama anda harus selalu menyetel dan mengontrol niat bekerja bukan hanya untuk mendapatkan materi, tapi yang penting selalu tanamkan untuk mencari keridhaan Allah SWT. Ingatlah sebuah hadis Nabi SAW, “sesungguhnya amal itu tergantung niatnya”. Ketika suatu urusan apa saja entah bekerja, berbisnis atau pekerjaan yang sepertinya bersifat duniawi tapi kalau niatnya mencari keridhaan Allah SWT, maka otomatis pekerjaan itu sudah bernilai ukhrawi (bersifat akhirat), tapi sebaliknya ketika suatu urusan apa saja yang terlihat seperti ibadah dan bersifat akhirat, contoh shalat, berpuasa, membayar zakat, menunaikan ibadah haji dll, tapi niatnya bukan untuk mencari keridhaan Allah SWT, maka nilai ibadah itu sudah bersifat duniawi. Oleh karena, hendaklah tanamkan bahwa bekerja itu harus ikhlas manakala kita sudah sepakat dengan kontrak kerja beserta konsekuensinya. Bekerja dengan ikhlas untuk menghidupi diri dan keluarga adalah termasuk bagian berjihad di jalan Allah SWT.

2. Dalam bekerja anda harus selalu membuat planning dan target. Banyak orang yang bekerja serabutan. Maksudnya dia melakukan suatu pekerjaan dengan prinsip yang penting selesai. Dia tidak membuat rencana pekerjaannya kapan mulainya dan kapan selesainya. Sehingga bisa jadi, apa yang dia kerjakan menghabiskan waktu cukup lama, tapi hasil pekerjaannya sangat minim. Ada pepatah yang berbunyi “plan your work and work your plan”. Kalau saya dapat membahasakan pepatah itu dengan sebuah prinsip,”merencanakan pekerjaan itu penting dan harus dilakukan, tapi mengerjakan apa yang sudah anda rencanakan jauh lebih penting.

3. Anda harus selalu bekerja secara optimal. Bekerja secara maksimal, masih dibatasi dengan waktu. Ini prinsip dalam penerapan kesuksesan bekerja. Tidak sedikit orang yang bekerja, merasa sudah maksimal, tapi kok hasilnya belum seberapa. Lalu dia berhenti berusaha dan bekerja. Tapi bekerja secara optimal tidak terbatas waktu, dalam arti tidak pernah berhenti dalam usahanya. Sehingga, bila anda sudah merasa bekerja secara optimal, dengan segenap daya upaya yang sudah anda lakukan, sesuai planning, sesuatu pengetahuan dan skill, dan penerapan aturan kerja yang benar, lalu belum mendapatkan hasil yang terbaik, maka boleh kita bertawakkal (berserah diri) kepada Allah SWT. Tidak ada kata menyerah dan berhenti, sebelum anda mencapai keberhasilan. Allah SWT sudah membuat qadha (ketentuan umum). Andalah yang menentukan takdir (ketentuan khusus) mengenai nasib Anda sendiri. Bukan terserah takdir Allah SWT. Tapi terserah takdir anda yang menentukan.

4. Bila hasil yang dicapai dalam bekerja belum optimal, maka anda harus banyak evaluasi diri. Anda harus berani menyalahkan diri sendiri, jangan menyalahkan orang lain atau pihak lain. Mungkin di sana sini banyak kekurangan dan kesalahan yang anda lakukan, sehingga menyebabkan hasil yang tidak optimal. Evaluasi diri dalam pekerjaan berguna untuk meningkatkan hasil kerja berikutnya. Dengan mengetahui kesalahan-kesalahan yang sudah diperbuat, maka usahakan anda jangan mengulangi kesalahan yang sama. Jangan sampai sudah jatuh, tertimpa tangga lagi. Beruntunglah orang yang sering melakukan evaluasi diri, dan merugilah orang yang melupakan evaluasi diri.

Bagaimana dengan kiat etos kerja anda ?

Sebab, secara pribadi saya berusaha menerapkan 4 kiat etos kerja tersebut dengan sebaik-baiknya, semoga anda juga. Dengan selalu menerapkan kiat-kiat tersebut insyaallah kita akan terbiasa menjadi manusia yang disiplin dan sukses, semoga kesuksesan itu membawa kebahagiaan untuk dunia dan akhirat kita.

Demikian postingan kali ini, semoga bermanfaat. Bagi yang ingin berkomentar, saran dan kritik, silahkan ……

Keyword ke mubarokonline.com:

meningkatkan etos kerja (82),tips meningkatkan etos kerja (26),etos kerja bangsa indonesia (14),kiat-kiat dalam menumbuhkan etos kerja (6),meningkatkan etos kerja dengan meningkatkan keridhaan allah (2),cara menerapkan etos kerja (1),tips dan trik meningkatkan etos kerja (1),kiat-kiat menumbuhkan etos kerja (1),kiat-kiat meningkatkan etos kerja (1),kiat-kiat etos kerja (1)

No related posts.

Related Posts

  • Menunda Kebaikan
  • Setiap jiwa akan sangat paham, bahwa kebaikan adalah modal utama menuju sebuah kenikmatan hidup. Dengannya kita memperoleh kedamaian duniawi dan terjauh dari kegalauan hari. Kebaikan juga...

  • Memaknai Hidup Dengan Semangat!!!
  • “Beramallah untuk duniamu seakan-akan engkau akan hidup selama-lamanya, dan beramallah untuk akhiratmu seakan-akan engkau akan mati besok”. Al-Hadits

    Mungkin ada sebagaian dari kita beranggapan bahwa buat apa...

  • Krisis Ekonomi Itu Biasa
  • Beberapa pekan yang lalu , di sebuah acara reuni “sekolah dasar” , beberapa teman lama berkumpul di sebuah café di bilangan Jakarta , kami sangat surprise...

  • Beginilah jika bumi hanya dihuni oleh 100 orang saja
  • Sungguh menarik jika membayangkan bahwa bumi hanya di huni oleh 100 saja. Coba Likat! Jika seluruh populasi penduduk bumi tinggal dalam satu desa dan disusutkan hingga...

  • Malu kepada Allah
  • Pada suatu hari, Abu Muslim sampai kerumahnya. Istrinya sudah menyambutnya di depan pintu. Dengan wajah sedih, istrinya berkata, “Tidak ada kayu di rumah kita yang bisa...