• sandal kesehatan
  • Keyword ke mubarokonline.com:

    importir kurma (65),importir kurma di jakarta (23),kurma amerika (20)

Pengusaha Kurma AS Incar Pasar Indonesia

April 6, 2011, Category: BISNIS · Leave a Comment

Buah kurma.

JAKARTA, KOMPAS.com — Pengusaha kurma Amerika Serikat (AS) siap tingkatkan volume penjualan di pasar Indonesia. 

Hal ini disampaikan oleh CEO dan Presiden Datepac LLC Edward O’Malley sebagai salah satu dari 20 pengusaha AS yang datang dalam rangka mewujudkan Comprehensive Partnership yang ditandatangi oleh Presiden Obama dan Susilo Bambang Yudhoyono, November 2010.

“Kamu harus datang langsung, maka kamu dapat mengerti pasar. Kami juga mau memastikan suplai untuk Indonesia sehingga kami tidak kehabisan,” jelasnya kepada Kompas.com di Jakarta, Selasa (5/4/2011), yang merupakan tujuan keikutsertaannya dalam delegasi pengusaha AS.

Edward pun menambahkan, bekerja sama langsung dengan para importir yang merupakan orang lokal (Indonesia) akan membantu memahami dan menyesuaikan regulasi pasar Indonesia.

“Saya pikir itu (potensi Indonesia sebagai pasar) sangat bagus. Itu sebabnya saya datang ke sini secara pribadi sebagai presiden perusahaan. Saya ingin datang untuk bertemu dengan orang lokal dan membangun hubungan bisnis,” tuturnya.

Menurutnya, dengan mengutamakan hubungan bisnis secara langsung dengan importir, dapat memotong biaya distribusi.

Perusahaan Datepac, yang berdiri pada Agustus 2002, sendiri merupakan bagian pengepakan dan pendistribusian dari komoditas kurma Medjool yang diproduksi oleh perusahaan perkebunan sendiri, dengan nama Bard Valley, yang letak perkebunannya berada di California dan Arizona.

Mengenai komoditas, Edward menyebutkan, kurma Medjool berbeda dengan kurma khas Timur Tengah. “Kurma Medjool merupakan kualitas tertinggi. Lembut, manis, dan kaya nutrisi,” katanya.

Ke depannya, Datepac akan berusaha meningkatkan volume perdagangannya di Indonesia dengan target pertumbuhan 20 persen per tahun. “Indonesia menjadi salah satu dari empat besar tujuan ekspor kami setelah Australia dan Canada,” tuturnya.

Ia menyebutkan, volume ekspor ke Indonesia mencapai 10 kontainer per tahun, yang telah dimulai sejak lima tahun lalu. Untuk ekspor, Datepac hanya memasarkan 40 persen produknya ke luar AS sehingga produksinya lebih dipasarkan ke pasar domestik.

Pemasaran kurma Medjool pun telah masuk ke dalam sejumlah supermarket, seperti Carrefour. Dan, akan ditingkatkan volume ekspornya hingga 20 kontainer dan bisa lebih menjelang Ramadhan.

Seperti yang telah disebutkan, Edward merupakan salah satu delegasi dari 20 perusahaan AS yang sedang mengadakan kunjungannya ke Indonesia hingga dua hari mendatang (7/4/2011). Namun, kunjungan bisnis kali ini hanya ditujukan untuk sektor pertanian. Sent from Indosat BlackBerry powered by

View the original article here

Keyword ke mubarokonline.com:

importir kurma (65),importir kurma di jakarta (23),kurma amerika (20)

No related posts.

Related Posts

  • Bahas Waralaba, Kemendag Panggil Pelaku Usaha
  • SAMOSIR, KOMPAS.com – Revisi Peraturan Menteri Perdagangan terkait penyelenggaraan waralaba belum juga rampung. Kementerian Perdagangan masih berupaya menampung berbagai informasi dari sejumlah pihak terkait, seperti pelaku...

  • Wall Street Catat Kenaikan 2 Hari Terbesar di 2012
  • NEW YORK, KOMPAS.com - Mayoritas saham yang diperdagangkan di bursa AS ditutup positif pada perdagangan Kamis (12/4/2012) waktu setempat. Pada pukul 16.00 waktu New York,indeks Standard...

  • Indeks Berpeluang Menguat
  • JAKARTA, KOMPAS.com — Bursa Indonesia hari ini berpeluang menguat mengikuti positifnya bursa regional akibat kabar baiknya data produk domestik bruto China. Sentimen positif regional diharapkan dapat...

  • wpid-1115364620X310.jpgSaham BRI, BCA, dan Indocement Naik
  • KOMPAS/PRIYOMBODO Pengunjung mengamati pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Mandiri Sekuritas di Jakarta, Selasa (27/3/2012).

    JAKARTA, KOMPAS.com – Harga saham Bank BRI, Bank...

  • Tahun Kebangkitan Infrastruktur Indonesia
  • FX. Laksana Agung S | Agus Mulyadi | Kamis, 12 April 2012 | 20:09 WIB

    JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia Suryo Bambang...